::
Untuk masalah gaya bertutur kata,
Lain Ladang Lain Belalang, Lain Lubuk Lain Ikannya..

Kalau yang seperti itu mungkin sudah biasa. Beda daerah tentunya gaya bahasa akan berbeda, terutama dari segi intonasi dan logat bicara.
Tapi kalau dari segi sopan santun dalam berbicara, tentunya selama masih di negara Indonesia, tidak akan berbeda jauh. Terlalu banyak fenomena gaya bicara remaja saat ini yang terlihat kurang sopan oleh remaja zaman dulu (seperti saya mungkin contohnya).
Fenomena seseorang yang jauh lebih muda memanggil orang yang sudah sangat tua dengan sebutan “kamu” tentunya terasa sangat kurang ajar, mungkin itu sudah biasa bagi seorang remaja masa kini, tapi untuk remaja masa lalu tentunya itu masuk kategori yang tidak sopan (kurang ajar).
Entah saya yang kurang mengikuti gaya bahasa saat ini atau memang remaja masa kini yang etikanya sudah agak merosot dalam berbicara atau mungkin memang gaya berbahasa di beberapa tempat seperti itu.
Di Lombok, untuk orang yang baru kenal, entah mau lebih tua atau muda biasanya disapa dengan kata “Pelungguh” atau “Side” yang dalam bahasa Indonesia berarti Anda, meskipun banyak anak muda yang sok-sok gaul mengadopsi kata “Ente” untuk menyapa orang yang baru atau bahkan tidak Ia kenal.
Mau disalahkan juga tidak ada aturan tertulis yang mengatur tata krama dalam berbicara. Tapi alangkah baiknya jika sopan santun dalam bertutur kata juga tetap diabadikan dan tidak rusak oleh gaya bicara alay saat ini.

Advertisement